|
Written by Tito Prabowo
|
|
Tuesday, 19 January 2010 22:51 |
|
Suatu sore di sebuah rumah, tinggal empat mahasiswa yang baru saja diterima di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Sebut saja Adi, Adu, Ade dan Ado. Ini akhir pekan pertama mereka di rumah kos tersebut. Hujan dari kemarin malam masih juga tidak bosan mengguyur.
„Awas, hati-hati gentengnya bocor!“ teriak Adi setelah melihat tetesan air dari atap rumah tepat di depan pintu kamar Ado. Lalu ia berlalu merasa sudah memperingati kawan-kawannya. Ado yang duduk tidak jauh dari lokasi kebocoran, seperti bocah autis, keasyikan jalan-jalan mengunjungi profil Facebook teman-temannya, sambil sesekali memanen ladang jagungnya di Farmville, katanya ini game mahasiswa pertanian. Jangan kan peduli bocor, dari pagi Ado belum mandi belum sarapan, bangun tidur lantas Facebookan.
|
|
Last Updated on Tuesday, 19 January 2010 23:15 |
|
|
Hidup Menginspirasi atau Terinspirasi Film? |
|
|
|
|
Written by Tito Prabowo
|
|
Wednesday, 04 February 2009 23:01 |
|
Tajuk artikel ini mengajukan intermezo sebuah tanya yang patut direnungkan. Adakah realitas kehidupan memberi inspirasi terhadap kreatifitas pembuatan karya-karya sinema. Atau justru sebaliknya, bahwa kehidupan nyata terlalu kental diwarnai oleh karya para sutradara film ternama.
|
|
Last Updated on Tuesday, 12 January 2010 08:44 |
|
|
|
|
|