You are here:   Start Lembar Puisi Kautsar
Kautsar PDF Print E-mail
Written by Tito Prabowo   
Friday, 21 April 2006 23:47

telaga kaustarSepertiga revolusi keempat,
Kautsar membuka mata,
nampak onggokan sampah, topeng.
Kautsar diam.

Jejak kemunafikan dan sia-sia dengan naif dan angkuhnya malah tertawa.
Kautsar masih diam, dan terus diam.

Kelebat meremehkan dan sok tahu melambai-lambai minta perhatian,
Kautsar ingin kembali, tanpa topeng, jejak, dan kelebat.


Tapi,
jalan kembali itu telah pergi.

Kautsar lupa akan janji,
lupa kalau dia buta,
karena Kautsar lah,
Kautsar tetap menjadi Kautsar

Kautsar melangkah,
mencoba menjadi manfaat sambil tetap diam,
dan terus diam,
tidak banyak omong lagi.

Penuhi janji, Janji Kautsar.

Fabiayyi aalaa irabbikumaa tukadziban

--
“Dalam keheningan, berbisik kecil, sebuah obrolan malam bersama Kautsar…”
Darmstadt, 03:00

 


blog comments powered by Disqus
Last Updated on Friday, 15 January 2010 21:45
 

Inspirasi

Kunci
Segala sesuatu ada kuncinya untuk bisa dibuka. Wudhu adalah ...
Solusi
Andai kesusahan adalah hujan, dan kesenangan adalah mataha...
Inspirasi Gerak
Pemuda, tidak pernah menutup mulutnya karena ketakutan. Pemu...

Opini

Jakarta, Tempat Berkarir Paling Beresiko Kedua di Dunia
Indonesia, negeri yang termasuk negara yang paling terpengaruhi oleh korupsi di dun...
Genteng Bocor
Suatu sore di sebuah rumah, tinggal empat mahasiswa yang baru saja diterima di sala...

Nasihat

Tiga Nasihat Yang Tiga
Tiga perkara yang selalu menyelamatkan: Takut kepada Allah lahir batin. Hemat saa...
Sedekah
Sedekah adalah tanda dekatnya ia kepada Sang Maha Kaya. Karena ia merasa cukup. Karen...

More blog posts

Renungan Indah
Seringkali aku berkata,ketika semua orang memuji milikku,Bahwa sesungguhnya inihanyal...
Rumah Bahagia
Ini kisah tentang sebuah cerita,yang mungkin cuma sebuah mimpi.Cerita sebuah rumah ba...

Who's Online

We have 11 guests online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter